
Ponorogo, Rabu 30 Desember 2020. Solidaritas, Para Agen BPNT Bantu Warga Miskin Hingga Rp60 Juta
SOLIDARITAS dan sikap sosial para agen BPNT di Ponorogo tak perlu diragukan lagi. Terbukti, dalam rangkaian HKSN 2020, mereka mampu mengumpulkan bantuan paket sembako sebanyak 542 buah senilai Rp60 juta untuk diserahkan kepada warga kurang mampu yang membutuhkan.
Hal ini terlihat dari Baksos Agen 46 berupa penggalangan bantuan dan pembagiannya yang dilaksanakan pada Rabu (30/12/2020).
“Dengan spirit HKSN (Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional) kawan-kawan para Agen 46 Penyalur Sembako BPNT dan bansos (e-Warong) lainnya ini ternyata memiliki keinginan untuk berbagi. Mereka mengumpulkan dana dari menyisihkan laba usaha mereka untuk kegiatan ini,” ungkap Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-P3A) Kabupaten Ponorogo Supriadi di sela acara yang digelar di kantornya.
Semula, kata Supriadi, kegiatan ini hanya berupa ide dari beberapa orang di Dinsos dan agen 46. Ternyata setelah diungkapkan ke grup perpesanan para aen, sambutannya cukup bagus. Bantuan yang semula diperkirakan hanya terkumpul sekitar 230 paket atau sesuai jumlah agen 46 seluruh Ponorogo pada akhirnya menjadi 542 paket.
“Ternyata kawan-kawan sangat antusias. Ada yang menyumbang 2 paket, 3 paket bahkan lebih. Maka terkumpulnya lebih dari target,” imbuh Koordinator Baksos Agen 46 Ponorogo Taufik Sidqi.
Penyelia Penjualan Program Pemerintah dan Funding BNI 46 Eko Budi Sumono menyatakan, inisiatif baksos oleh para agen bansos yang selama ini bekerja sama dengan BNI 46 adalah hal yang patut diacungi jempol. Apalagi, kegiatan sosial oleh para agen 46 ini adalah satu-satunya di Indonesia.
“Ini sangat kita apresiasi. Sebab dari seluruh grup agen 46 di Indonesia, hanya Ponorogo yang melakukan. Semoga tahun depan hal semacam ini terus berlanjut,” ujarnya.
Paket yang dibagikan berisi gula pasir, minyak goreng dan beras 5 kg. bantuan diserahkan kepada para penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang terdiri dari kuli panggul pasar, komunitas disabilitas, eks pasung, pengemudi ACS, janda veteran perintis kemerdekaan, para pemulung, dan warga di sekitar
@sosial.png
@ponorogokab




No Responses