
Ngrayun, Sabtu 30 Mei 2020.
Camat Ngrayun mengunjungi keluarga korban kebakaran di RT 01 RW 07 Dukuh Klitik Desa Temon Kecamatan Ngrayun. Camat Ngrayun juga sekaligus memberikan bantuan. Kebakaran rumah terjadi sekitar pukul 20.30 WIB, Jum’at (29/5) itu diduga akibat korsleting listrik dan mengakibatkan pemilik rumah meninggal dunia atas nama Saudara MARYONO / NYAMIYO .
Dilaporkan bahwa saat kejadian korban MARYONO (48 tahun) yang mengalami sakit menahun (Lumpuh) sedang berada di rumah sendirian, karena istri korban SUKARMIYATI (45tahun) baru pulang dari surabaya sebagai PRT dan sedang melakukan karantina mandiri di rumah saudaranya. sedang anak korban a.n Didit Prayogo (23 tahun) sedang keluar rumah.Kebakaran diketahui pertama kali oleh tetangga korban yang langsung berteriak minta tolong untuk memadamkan api. Api diduga berasal dari korsleting listrik dan membakar seluruh rumah utama.
Saat ini Sdri Sukarmiyati dan Anaknya Didit Prayogo mengungsi di Rumah Saudaranya yang juga masih di Dusun Klitik Desa Temon.
Turut mendampingi Camat Ngrayun Hadi Rustiyono,S.STP,MM ke lokasi Kepala Desa Temon Joko Prasetyo,ST, Kasi Kesmas Kec.Ngrayun Suratman,S.Sos, Anggota Koramil Ngrayun, Sekdes Temon Edy Hartoyo, Kamituwo Klitik Heru.
“Kami mendoakan semoga keluarga ini diberikan kesabaran, ketabahan menghadapi ujian dan kami hari ini juga menyerahkan bantuan,” ujar Hadi Rustiyono.Terlihat, ia juga menenangkan anak korban mengajak untuk selalu bersabar menghadapi musibah.
“Pemerintah Kecamatan Ngrayun telah bergerak cepat merespons terjadinya kebakaran karena tadi malam, salah seorang staf kecamatan Ngrayun yaitu mas Basuki juga langsung menuju ke Lokasi kejadian setelah mendengar kabar kebakaran tersebut “.(brp-19)




No Responses