
Ponorogo, Kamis 17 September 2020
Alhamdulillah, saya bersyukur meski belum sepenuhnya tuntas, program umroh gratis yang Pemkab Ponorogo canangkan telah berhasil memberangkatkan 902 orang ke tanah suci dari target 1000 orang kyai kampung, marbot, guru diniyah, dan hafiz. Capaian tersebut berhasil dilakukan hanya dalam kurun waktu tiga tahun sejak 2018.
Kenapa program ini kami lakukan? Karena kami tahu bagaimana besar jasa para kyai kampung, marbot, guru diniyah, dan hafiz yang menghidupkan kegiatan masjid/musala kita di berbagai pelosok #ponorogo . Mereka yang merawat dan memastikan kita semua bisa beribadah dengan nyaman dan anak-anak kita bisa belajar mengaji dengan dekat.
Seringkali mereka ini tidak mendapat keuntungan materiil apapun atas pengabdiannya. Semuanya insyaAllah murni karena niat ibadah. Oleh karenanya Pemkab Ponorogo merasa turut bertanggungjawab untuk menyejahterakan dan mengapresiasi mereka, dengan memberi mereka kesempatan mengunjungi tanah suci.
Dalam setiap pelepasan peserta umroh gratis, saya sebagai bupati selalu hanya memohon satu hal: doa agar Kabupaten Ponorogo selalu terlimpah keberkahan dan keselamatan. Saya pun selalu melepas para peserta dengan bahagia.
Tahun 2020 ini, sedianya masih ada satu lagi gelombang yang memberangkatkan 98 orang peserta. Namun karena #covid19 yang membuat pemerintah Arab Saudi membatasi kunjungan umroh dan haji, kita belum bisa memberangkatkan mereka. Mohon doa sedulurku semua, agar tahun depan dan tahun berikutnya, kondisi semakin membaik sehingga lebih banyak kyai kampung, marbot, guru diniyah, dan hafiz yang bisa kembali diberangkatkan umroh secara gratis.




No Responses